Mutiara yang indah sepertiku memang cukup langka. Ehm.. ehm... tubuhku berkilau dan berbenuk bulat sempurna. Pantas kalau hargaku sangat mahal. Apalagi kalau mutiara itu terbentuk secara alami tanpa campur tangan manusia. Wah, harganya bisa tak terkira! Sebab, mutiara alami sangat sulit dicari. Padahal, banyak orang yang ingin menjadikan mutiara sebagai perhiasan. Karena itu, manusia membudidayakan mutiara. Nah, aku termasuk salah satu mutiara budidaya. Mutiara budidaya adalah mutiara yang dihasilkan dengan campur tangan manusia.
Kau mau tahu bagaimana cara manusia membudidayakan mutiara sepertiku? Ehm, simak ceritaku, ya...
Awalnya, manusia mengumpulkan bibit kerang muiara di laut. Caranya, dengan menggunakan perangkap kolektor. Salah satu jenis kerang mutiara yang biasa dijadikan bibit adalah Pinctada maxima. Kemudian, cangkang kerang mutiara dibuka secara alami. Manusia tak boleh membukanya dengan paksa. Sebab, kalau dipaksa, otot kerang bisa rusak. Kerang pun akan mati. Stelah cangkang kerang terbuka, manusia memasukkan nucleus dan saibo ke dalam tubuh kerang. Tepatnya, ke dalam tempat sel telur kerang yang disebut gonad.
Hmm, apa sih, nucleus dan saibo itu? Nuleus adalah inti mutiara. Nucleus biasanya berasal dari cangkang kerang lain. Sedangkan saibo adalah mantel mutiara. Saibo berasal dari irisan daging kerang mutiara lain. O iya, untuk memasukkan nucleus dan saibo ke tubuh kerang, dibutuhkan orang yang ahli, lo! Kalau tidak, wah... kerang bisa mati.
Kerang mutiara lalu dikembalikan ke laut. Selanjutnya, tinggal tunggu, deh! Nucleus dan saibo yang sudah berada dalam tubuh kerang, akan terbentuk jadi sebutir mutiara sepertiku.
Bila mutiara dalam tubuh kerang telah terbentuk sempurna, mutiara pun bisa dipanen. Biasanya, dibutuhkan waktu 2 tahun dari masa mengawinkan kerang sampai masa panen tiba. Cara memanennya yaitu, dengan mengambil mutiara dari tubuh kerang satu persatu! Seekor kerang air laut hanya menghasilkan sebutir mutiara sekali panen. An, huuft...belum tentu seluruh mutiara berhail terbentuk sempurna! Ada pula mutiara ang cacat, sehingga bernilai jual rendah. Hmm, terbayang, kan! Untuk menghasilkan sebutir mutiara sepertiku, dibutuhkan proses yang rumit dan waktu yang lama.
Sssst, aku beritahu sebuah rahasia tentang nilai sebutir mutiara! Manusia menilai hargaku berdasarkan syarat berikut ini!
★•Ukuran
Makin besar ukuran mutiara, makin mahal harganya.
★•Bentuk
Yang terbaik adalah bulat sempurna.
★•Warna
Yang paling mahal berwarna pefect gold alias kuning emas sempurna.
★•Kemulusan
Permukaan mutiara harus mulus tanpa cacat.
★•Kemilau
Mutiara harus memantulkan cahaya yang berkilau.
Makin sempurna syarat-syarat yang dipenuhi sebuir mutiara, makin bernilai harganya. Tahukah kau, berapa harga sebutir mutiara budidaya yang sempurna sepertiku? Ehm, bukan sombong, lo, nilaiku bisa mencapai puluhan juta rupiah!
Sumber : Majalah Bobo
Tidak ada komentar:
Posting Komentar