Jamur ini biasanya mulai menyerang sekitar akhir Mei atau awal Juni. Awalnya spora jamur ini menempel di daun pohon apel. Daun-daun pohon apel yang diserang biasanya ada bintik-bintik kuning. Semakin lama, bintik-bintik kuning ini akan membesar. Sekitar sebulan kemudian, akan muncul banyak tonjolan di bagian bawah daun. Kalau dibiarkan, infeksi jamur ini akan terus menyerang bakal buah apel.
Pertama-tama, akan tumbuh semacam tanduk-tanduk kecil pada kelopak buah apel. Saat musim hujan, tanduk-tanduk ini akan menyerap air. Semakin lama, tanduk-tanduk ini akan tumbuh semakin panjang dan banyak. Dalam setiap tanduk, terdapat ribuan spora. Spora-spora tersebut bisa terbang dan mencari tumpangan di pohon apel lainnya. Lalu mulai hidup dan menempel di daun dan buah apel lainnya.
Jamur ini tumbuh subur pada suhu udara sekitar 18 derajat Celcius. Pada musim panas, infeksi jamur ini bisa sedikit berkurang. Walaupun tampak unik, jamur ini bisa menghancurkan panenan apel di perkebunan apel.
Sumber : Majalah Bobo Edisi 08
Tidak ada komentar:
Posting Komentar